PENTINGNYA PEMERIKSAAN KESEHATAN ATAU MEDICAL CHECK UP

Klinik Citra Ardhita Medifarma/ July 5, 2018/ Kesehatan

PENTINGNYA PEMERIKSAAN KESEHATAN ATAU MEDICAL CHECK UP (MCU) UNTUK KESEHATAN PERORANGAN

Tak hanya mobil atau motor saja yang memerlukan check up rutin, tubuh pun seharusnya di check up secara rutin. Sayang sebagian masyarakat masih berpikiran kenapa harus ke dokter kalau tidak sakit? “Memang sudah menjadi kebiasaan di negara kita, apabila seseorang merasa tidak ada keluhan dalam tubuhnya, mereka yakin tubuhnya sehat, padahal belum tentu seperti itu. Ada penyakit yang tidak menampakkan gejalanya di awal, tetapi ketika terdeteksi sudah dalam tingkat yang parah, seperti penyakit diabetes/kencing mains dan hipertensi/darah tinggi dll.
Oleh karena itulah pentingnya mendeteksi kesehatan secara rutin, karena seseorang tidak tahu kapan datangnya penyakit. Pemeriksaan kesehatan atau Medical Check Up (MCU) sendiri adalah suatu rangkaian uji kesehatan yang dilakukan secara menyeluruh dengan tujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan secara berkala. Jadi dengan melakukan MCU kita dapat mengetahui sejak dini penyakit apa saja yang sudah bersarang atau kemungkinan menyerang tubuh kita. Berbeda halnya dengan masyarakat Indonesia, masyarakat di negara-negara maju justru sudah menjadikan kegiatan MCU sebagai rutinitas bahkan gaya hidup mereka.
Hal ini mungkin terkait dengan tingkat ekonomi di negara maju yang lebih tinggi dibanding Indonesia. Apalagi saat ini Indonesia masih tergolong negara berkembang, sehingga masyarakat pun kurang memprioritaskan masalah kesehatan. Memang tidak bisa dipungkiri, factor ekonomi adalah factor penghambat seseorang melakukan MCU secara rutin. Masyarakat cenderung mengeluarkan biaya untuk belanja kebutuhan pokok sehari-hari ketimbang memeriksakan dirinya ke dokter. Mereka menganggapnya buang-buang uang saja.
MCU sangat penting dilakukan oleh setiap individu karena dengan MCU dapat diketahui sejak dini apa saja kemungkinan penyakit yang bisa terjadi dalam tubuh. Sehingga dokter dapat mengambil langkah pencegahan untuk penyakit tersebut atau memutuskan rantai perjalanan penyakit sampai dilakukannya suatu pengobatan. Kegiatan MCU biasanya dimulai dengan pemeriksaan awal untuk mengetahui riwayat kesehatan pasien. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan fisik dan penunjang berupa uji laboratorium (cek darah lengkap, urine, fungsi hati, fungsi ginjal, fungsi jantung, kolesterol, gula darah) maupun radiologi (foto dada/thorax/ rontgen). Bagi kaum wanita penting uji papsmear yaitu pemeriksaan yang dilakukan untuk mengetahui adanya resiko kanker serviks. Di Indonesia, Medical Check Up merupakan hal yang jarang sekali dilakukan oleh masyarakat. Banyak penyebabnya, seperti adanya anggapan biaya yang mahal, menganggapnya kurang penting, atau anggapan bahwa medical check up hanya cocok dilakukan oleh orang-orang yang sudah berusia lanjut. Anggapan bahwa cek kesehatan ini cocok dilakukan untuk para orang tua, sepenuhnya tidak benar. Justru cek kesehatan ini seharusnya dilakukan pada saat usia produktif. Apalagi bagi mereka yang kira-kira memiliki risiko terhadap penyakit tertentu. Anggapan medical check up membutuhkan biaya yang mahal sebenarnya juga tidak benar. Harga yang dipatok untuk medical check up juga beragam dan tidak seluruhnya mahal karena bergantung pada apa yang ingin dicek kesehatannya di tubuh kita dan tempat di mana kita melakukan medical check up. MCU dapat dilakukan sedini mungkin, namun umumnya dilakukan pada usia dewasa (sekitar 30 tahun). Terlebih jika seseorang mempunyai kemungkinan mendapat penyakit keturunan, seperti diabetes/kencing manis, high kolesterol, serangan jantung dan mempunyai resiko obesitas dan penyakit yang berpotensi menular atau mempunyai gaya hidup tidak sehat seperti perokok, kurang olahraga, sering mengonsumsi makanan cepat saji / junk food, dll., dianjurkan untuk melakukan MCU sekurang-kurangnya 2 kali setahun.

Manfaat MCU :
Secara garis besar, manfaat yang didapatkan dari Medical Check-Up antara lain:
1. Mengetahui sedini mungkin kondisi kesehatan kita secara terperinci
2. Mencegah berkembangnya suatu kelainan atau penyakit
3. Melakukan pengobatan segera
4. Mencegah atau menunda terjadinya komplikasi penyakit
5. Menghemat biaya pengobatan
6. Memperpanjang usia produktif dan usia harapan hidup
7. Meningkatkan kualitas hidup

MCU bertujuan untuk membandingkan status kesehatan kita sebelumnya, apakah terjadi peningkatan atau penurunan kondisi kesehatan. Sedangkan untuk anak-anak, sama halnya dengan melakukan medical check up pada orang dewasa. Manfaat yang bisa didapat jika melakukan tes kesehatan ini adalah mengetahui sejauh mana kondisi kesehatan anak. Selain itu, orang tua juga bisa mengetahui jenis penyakit yang mungkin saja diderita anak, jika terjadi sesuatu atau kelainan dalam tubuh, maka dokter pun akan memberikan saran untuk segera melakukan atau menangani tindakan dengan cepat dan tepat. Namun, jika tidak pernah melakukan medical check up, maka seseorang tidak akan mengetahui apakah kesehatan mereka terganggu. Gejala penyakit yang tidak terdeteksi secara dini akan berakibat fatal terhadap kesehatan. Pada tahap lanjut, sebuah penyakit akan sulit diobati dan butuh biaya tinggi. Bahwa medical check up bisa untuk mendeteksi lebih dini penyakit pasien sehingga pasien dapat menindaklanjuti masalah atau kelainan lebih awal. Juga sebagai track record kesehatan pasien yang akan menjadi acuan untuk mengontrol pola hidup. Pada intinya, tetap saja kita harus menjalankan pola hidup sehat dengan makan teratur, istirahat yang cukup (tidur 6 – 8 jam sehari), minum 1,5 liter air sehari, makan sayuran dan buah-buahan, dan juga olahraga secara teratur.

TIPS UNTUK MCU KESEHATAN PERORANGAN

  1. Pilihlah laboratorium atau rumah sakit yang profesional, terakreditasi dan mengutamakan mutu, agar hasil MCU dapat dipercaya dan menggambarkan kondisi kesehatan Anda yang sebenarnya.
  2. Jangan terpaku pada nama paket MCU yang ditawarkan serta harganya. Sebaiknya kita bandingkan rincian pemeriksaan yang tercakup dalam masing-masing paket MCU yang ditawarkan. Isi panel MCU yang diambil sebaiknya disesuaikan dengan usia, riwayat kesehatan keluarga, dan gaya hidup. Tidak ada salahnya bila kita berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu untuk menetapkan pemeriksaan apa saja yang perlu dilakukan sesuai kebutuhan Anda.
  3. Ikuti semua persyaratan pemeriksaan dan lakukan persiapan sebelum pemeriksaan secara seksama.
  4. Berikan informasi yang ditanyakan petugas secara jujur dan jelas.
  5. Sebaiknya lakukan MCU di pagi hari, di mana tubuh dalam keadaan stabil setelah istirahat (tidur malam).

Persiapan mental juga diperlukan ketika menghadapi hasil Medical Check-Up, karena ternyata bisa saja ditemukan kelainan kesehatan berdasarkan hasil tersebut. Seseorang akan lebih tenang apabila hasil pemeriksaan tersebut tidak mengindikasikan adanya kelainan atau penyakit, namun apabila ternyata ditemukan kelainan, sesungguhnya kita diuntungkan karena bisa mengetahuinya lebih dini serta memiliki waktu yang cukup untuk tindakan selanjutnya. MCU memberikan gambaran minimal lengkap secara umum atas kondisi kesehatan kita, oleh karena itu beberapa kelainan atau penyakit yang mungkin terjadi bisa diketahui secara langsung maupun tidak langsung.
Penyakit yang dapat langsung dideteksi dengan MCU adalah hipertensi/darah tinggi, diabetes mellitus/kencing manis, kelainan lemak darah, penyakit darah (anemia, kanker darah), penyakit hati (hepatitis, sirosis, kanker hati), penyakit ginjal (infeksi, kebocoran ginjal, gagal ginjal), penyakit rematik/asam urat, penyakit paru, dan penyakit jantung koroner. Sementara itu, untuk penyakit yang tidak langsung terdeteksi maka MCU merupakan langkah awal menuju ke arah kepastian diagnosis dari penyakit yang diduga. (Disadur dari beberapa sumber)

* Penulis adalah Kepala Balai Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BLKM) Pulau Sumbawa Dinas Kesehatan Provinsi NTB